Perjalanan sang Pengabdi 2 (ujian datang dihari kedua)

Senin 25 November 2013, dipagi hari aku mengalami “kecuriaan”* di tempat transit, di base camp dompet ummat,  di Pontianak. Kejadian ini adalah pertama kalinya yang ku alami dari waktu sekian lama aku hidup. Mungkin peristiwa ini menjadi salah satu peristiwa yang tidak akan terlupa.

Sungguh tidak pernah ku sangka peristiwa ini bisa terjadi. Proses pencuriaan ini terjadi dalam jangka waktu kurang lebih 3-4 menit. Ketika sudah hendak bersiap mau pergi, ku kemasi barangku di ruang tamu secara bertahap dari kamar tidur. Bersama dengan teman-teman lainnya yang juga telah menyiapkan bawaannya. Memang pada saat itu sedang  ada dua orang di ruang tamu mereka adalah jay dan nel. Disaat itu aku masih berada di kamar tidur untuk mengambil barangku yang lain. Dalam jangka waktu tersebut, kedua temanku juga sedang melakukan aktifitas yang kurang lebih sama denganku, yakni mengemasi bawaannya masing-masing. Ketika kita semua serentak sedang tidak berada di ruang tamu, tragedy ini terjadi. Hape kedua temanku raib serta tas kecilku yang berisikan dompet seisinya (uang, visa card wellsfargo, atm bsm dan bni, ktp, sim, dls.), kamera digital pentax optio rs 1000 yang penuh dengan kenangan, mp3 shuffle hilang.

Astaghfirullah,, innalillahi wa inna ilaihi rojiun, ujian apa ini?? Ah semoga ini memang benar-benar ujian bukan adzab bagiku…

****

Kehidupan ini tak pernah lepas dari ujian karena itulah hiasannya. Ibarat sebuah parfum yang menyebabkan bau harum. Begitu juga ujian, semakin sering seseorang mendapat ujian semakin terujilah orang tersebut.

Setiap orang pasti merasakan betapa beratnya ujian dan cobaan hidup. Bahkan bagi orang yang tak mampu menghadapinya terkadang akan tersesat, berputus asa. Maka dari itu motivasi hidup sangatlah penting untuk terus mengaktifkan semangat kita. Walau banyak halangan dan rintangan, dengan adanya motivasi semangat kita akan terpompa kembali. Dan hilang bayangan besarnya ujian yang dihadapi.

Berkenaan dengan motivasi hidup, setiap orang sebenarnya bisa menciptakan sendiri. Karena munculnya motivasi adalah gejala dari suatu permasalahan yang kemudian disikapi dengan dewasa dan bijaksana. Sehingga terlahirlah motivasi untuk menenangkan jiwa dalam mengahadapi persoalan tersebut.

Aku telah membulatkan tekad untuk benar-benar total mengabdi disini. jadi apapun yang terjadi, ku kan hadapi. Seperti yang ku alami sekarang ini yakni tiadanya tanda pengenal yang kumiliki.

Ah, pasti ku bisa lalui ini semua…

Terus kalu gini kapan beli tabletnya?? Hikkssss  😀 baru tidak mikir nih, heee

Advertisements

About ahmadlizam

I'm from menco, wedung, demak.... I like something new and challenging.....
This entry was posted in Kubu Raya, SGI (Sekolah Guru Indonesia) and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Perjalanan sang Pengabdi 2 (ujian datang dihari kedua)

  1. semangaaatttttt massss izammm!!!! semangatttt mengabdiiii…. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s